Daerah

Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Ikuti Pembinaan Budidaya Pakcoy untuk Tingkatkan Keterampilan dan Dukung Ketahanan Pangan  

Redaksi 1 hour lalu 0 views

Batu Bara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan budidaya tanaman pakcoy. Kegiatan yang dilaksanakan di area pembinaan pertanian Lapas ini menjadi salah satu upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan di bidang pertanian modern sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan secara aktif mengikuti setiap tahapan budidaya pakcoy, mulai dari penyemaian benih, perawatan tanaman, pengontrolan nutrisi, hingga pemeliharaan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal. Seluruh proses dilakukan di bawah pendampingan petugas Seksi Kegiatan Kerja sehingga memberikan pengalaman praktik yang bermanfaat sebagai bekal setelah bebas nanti. Program budidaya pakcoy merupakan salah satu bentuk pembinaan keterampilan yang banyak dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan sebagai bagian dari penguatan kemandirian warga binaan.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan program yang bertujuan membentuk karakter produktif sekaligus meningkatkan kompetensi Warga Binaan. Menurutnya, melalui kegiatan pertanian seperti budidaya pakcoy, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga ditanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat bekerja.

 

“Melalui pembinaan ini kami berharap Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan yang terus didorong oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kalapas.

 

Lapas Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sarana pembinaan yang tersedia, diharapkan Warga Binaan dapat mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian, serta memiliki kesiapan untuk berintegrasi kembali sebagai pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.