Daerah

BULOG APRESIASI KINERJA POLDA NTB, SINERGI PENGAWASAN BERAS SPHP BUKTIKAN KOMITMEN BERSAMA MELINDUNGI MASYARAKAT  

Redaksi 1 hour lalu 0 views

MATARAM – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi atas komitmen dan peran aktif Polda NTB, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dalam tim Satgas Pangan Polri, dalam mengawal dan mengawasi distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul keberhasilan Ditreskrimsus Polda NTB mengungkap dugaan penyalahgunaan beras SPHP di wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri dan Bulog tidak hanya terbangun melalui koordinasi, tetapi juga diwujudkan melalui langkah konkret dalam menjaga integritas distribusi pangan pemerintah.

 

BULOG: KEHADIRAN POLRI SANGAT MEMBANTU DAN MEMBERIKAN DUKUNGAN NYATA

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTB, Kamin Siregar, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada jajaran Polda NTB atas konsistensinya dalam mendukung pelaksanaan program SPHP.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTB beserta jajaran, khususnya Ditreskrimsus pada Satgas Pangan Polri, atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan sangat baik. Kehadiran Polri benar-benar sangat membantu Bulog dalam mengawal distribusi beras SPHP agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Menurutnya, pengawasan distribusi beras SPHP merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi kuat antara Bulog, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Bulog tentu tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan Polri, khususnya Satgas Pangan, memberikan penguatan yang sangat berarti bagi kami. Dengan adanya pengawasan bersama, potensi penyimpangan dapat dideteksi lebih dini, sekaligus memberikan kepastian bahwa program pemerintah benar-benar ditujukan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Kamin menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan salah satu hasil positif dari kerja sama yang terus dibangun antara Bulog dan Polda NTB.

“Ini merupakan bukti nyata pentingnya sinergi antarlembaga. Kami berharap kolaborasi yang sudah berjalan baik ini semakin kuat, sehingga distribusi beras SPHP semakin tertib, transparan, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat NTB,” tambahnya.

 

DIRRESKRIMSUS: KEBERHASILAN INI MERUPAKAN HASIL SINERGI, BUKAN KERJA SATU INSTANSI

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB, Kombes Pol. Ade Zamrah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan dan pengungkapan dugaan penyimpangan distribusi beras SPHP tidak terlepas dari sinergi dan komunikasi yang baik antara Polda NTB dan Bulog Kanwil NTB.

“Kami mengapresiasi kerja sama dan keterbukaan Bulog NTB dalam mendukung tugas-tugas pengawasan pangan. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi bersama, bukan keberhasilan satu instansi semata. Polri dan Bulog memiliki komitmen yang sama, yaitu memastikan program pemerintah berjalan dengan baik dan manfaatnya sampai kepada masyarakat,” tegasnya.

Dirreskrimsus menjelaskan bahwa Polda NTB melalui Ditreskrimsus pada Satgas Pangan Polri akan terus hadir sebagai mitra strategis Bulog dalam menjaga kelancaran dan ketertiban distribusi beras SPHP.

“Komitmen kami jelas, Polda NTB akan terus mengawal distribusi beras SPHP, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penegakan hukum apabila ditemukan penyimpangan. Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang menyalahgunakan program pemerintah untuk kepentingan pribadi dengan merugikan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Dirreskrimsus menekankan bahwa sinergi antara Polri dan Bulog merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Pengawasan pangan bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dan keberhasilan program strategis pemerintah. Karena itu, kolaborasi ini akan terus kami perkuat secara berkelanjutan,” jelasnya.

 

SINERGI YANG MEMBERIKAN HASIL NYATA

Kolaborasi Polda NTB dan Bulog Kanwil NTB terus diperkuat melalui koordinasi, pertukaran informasi, pemantauan distribusi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan komoditas pangan strategis.

Pengungkapan dugaan penyalahgunaan beras SPHP di Lombok Barat dan Lombok Tengah menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat pengawasan bersama.

Kedua lembaga berkomitmen meningkatkan langkah preventif, memperkuat deteksi dini, serta memastikan distribusi beras SPHP berjalan sesuai ketentuan pemerintah.

Sinergi Polda NTB dan Bulog NTB diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas pangan, melindungi hak masyarakat, serta memastikan setiap kilogram beras SPHP yang disalurkan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

POLDA NTB DAN BULOG NTB

 

Polisi Bersama Masyarakat

Bersinergi Mengawal Pangan, Bersama Melindungi Masyarakat.