KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA UTARA BERIKAN PENGUATAN DI LAPAS LABUHAN RUKU, TINJAU PEMENUHAN HAK WARGA BINAAN DAN RESMIKAN PROGRAM PEMBINAAN
Batu Bara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menerima kunjungan kerja sekaligus penguatan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, pada Rabu (5/8)
Kedatangan Kakanwil disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum., beserta seluruh jajaran. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal, khususnya dalam pemenuhan hak warga binaan serta peningkatan kualitas program pembinaan.
Mengawali kunjungannya, Kakanwil meninjau langsung dapur Lapas untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi warga binaan telah sesuai dengan standar yang berlaku. Ia memantau kebersihan area dapur, kualitas bahan makanan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan sebagai bentuk pengawasan terhadap pemenuhan hak dasar warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan konsumsi agar selalu memenuhi aspek kebersihan, kesehatan, dan gizi.
Selanjutnya, Kakanwil melakukan peninjauan ke blok hunian pria maupun wanita. Di setiap blok, ia menyempatkan diri menyapa serta berdialog secara langsung dengan warga binaan mengenai pelaksanaan program pembinaan maupun pemenuhan hak-hak yang mereka terima selama menjalani masa pidana. Suasana penuh keakraban terlihat saat Kakanwil mendengarkan berbagai masukan serta memastikan layanan yang diberikan oleh Lapas Labuhan Ruku telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area pembinaan kemandirian. Kakanwil mengapresiasi berbagai kegiatan produktif yang dijalankan oleh warga binaan, salah satunya pembinaan keterampilan menenun yang menjadi ciri khas Lapas Labuhan Ruku. Selain itu, ia juga mengunjungi area budidaya perikanan dan turut melakukan panen ikan lele bersama warga binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan berbasis ketahanan pangan dan pemberdayaan keterampilan kerja.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kakanwil juga meresmikan sejumlah program pembinaan kemandirian yang telah dikembangkan oleh Lapas Labuhan Ruku. Program tersebut meliputi produksi paving block, budidaya ayam petelur, peternakan kambing, serta budidaya bebek petelur. Program-program ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan yang memberikan bekal keterampilan dan meningkatkan produktivitas warga binaan sehingga siap kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, menyampaikan bahwa kunjungan dan penguatan dari Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan. Menurutnya, berbagai program pembinaan yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen Lapas dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi masa depan warga binaan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara dan Lapas Labuhan Ruku semakin kuat dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas. Lapas Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program-program pembinaan yang berdampak nyata, sekaligus memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi sesuai dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan.